Membuat Design Rumah Lantai 1 dengan Sketchup



Halo semua, senang sekali akhirnya saya bisa kembali dengan tulisan terbaru saya yang mungkin nantinya akan bisa membantu teman2 yang sedang mencari referensi dalam penggunaan aplikasi desain rumah dengan Sketchup.

Sebelumnya, saya mohon maaf karena menunda untuk melanjutkan tulisan saya mengenai “Autodesk Revit” yang season ke-2 nya yaitu “Arsitektur”. Semoga setelah tulisan artikel mengenai Sketchup ini saya bisa melanjutkan Autodesk Revit Season 2 yaitu “Arsitektur”. Mohon bersabar ya teman-teman semua 😁.

Oke kembali lagi ke laptop. . . . .

Dalam mendesain suatu bangunan ke dalam bentuk 3 Dimensi, begitu banyak aplikasi yang bisa digunakan, seperti Autodesk Revit (yang sudah saya bahas pada artikel sebelumnya), Autocad, 3DMax, maupun Sketchup. Dibandingkan dengan yang lainnya, Sketchup menurut saya sangat mudah untuk diaplikasikan, bahkan dalam visualisasinyapun sangat begitu nyata baik dalam penggunaan komponen materialnya maupun hasil renderingnya. Bahkan untuk newbie (pemula-read) sekalipun tidak akan mengalami kesulitan dalam pengaplikasian Sketchup ini. Apalagi saya akan menuntun teman2 step by step mendesain Rumah Lantai 1 dengan Sketchup yang akan saya jelaskan dalam tulisan artikel kali ini.

Oke Cekidot…..

Perlu diperhatikan, dalam pembuatan desain bentuk 3 dimensi, Pastikan teman2 sudah memiliki denah dan pembagian ruang dalam bangunan, dan menentukan jenis fasad bangunan yang akan didesain nantinya. Yang terpenting denah dan tampak bangunan sangat penting dalam pembuatan desain 3 dimensi.

Pada kasus kali ini, saya akan menggunakan desain denah bangunan Lantai 1 yang sudah saya buat sebelumnya di Autocad. Teman2 bisa menggunakan desain yang teman2 punya. Cukup yang kita perlukan hanya denah dan tampak. Seperti gambar saya dibawah ini

Gambar Denah
Gambar Denah Atap
Gambar Tampak Depan

Baiklah, setelah teman2 sudah memiliki denah yang akan di desain ke dalam bentuk 3 Demensi dalam format Autocad yaitu *.dwg atau *.dxf langkah selanjutnya yang teman2 lakukan adalah sebagai berikut:


➤ Import File Autocad (*.dwg atau *.dxf) ke dalam Skecthup
Sketchup memberikan kemudahan bagi pengguna Autocad yang ingin mengaplikasikan hasil desainnya ke dalam bentuk 3 Dimensi. Jadi kita tidak perlu lagi mengulang gambar denah yang merupakan pondasi kita dalam menggambar 3 dimensi di Sketchup karena kita bisa memanfaatkan fitur “Import File” milik Sketchup yang support untuk file format Autocad yaitu *.dwg atau *.dxf . Berikut langkah2 untuk mengimport file ke Sketchup :
  • Pilih Menu File Impor
  • Akan muncul kotak dialog Open kemudian pada Files of type yang ada paling bawah pilih format Autocad (*.dwg atau *.dxf)
  • Kemudian cari lokasi file Autocad yang sudah disimpan sebelumnya lalu klik Open

  • Kemudian File Autocad yang sudah terimport akan muncul di halaman kerja Sketchup seperti gambar dibawah ini

  • Untuk mengatur tampilan gambar seperti diatas, jika teman2 ingin melihat secara persepective, view top, view front, view right, view back, atau view left bisa menggunakan toolbar ikon rumah yang berada pada kotak merah pada halaman kerja Sketchup diatas.
  • Jika toolbar ikon rumah tidak muncul dihalaman kerja Sketchup dan jika ingin memunculkannya klik menu View Toolbar, kemudian pada kotak dialog Toolbar akan ada beberapa macam toolbar, teman2 cukup mencentang () toolbar views, maupun toolbar lainnya sesuai dengan kebutuhan teman2. Untuk kotak dialog toolbar bisa dilihat pada gambar dibawah ini.
Pilihan Jenis Toolbar

➤ Mengatur Skala denah pada halaman kerja Sketchup
Setelah denah terimport ke halaman kerja Sketchup, langkah selanjutnya adalah mengatur skala denah agar sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Misalnya pada kasus ini, saya menggunakan satuan centimeter (cm).
Untuk mengatur satuan unit di halaman kerja Sketchup langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
  • Klik menu Window Model Info
  • Kemudian akan muncul kotak dialog Model Info Pilih Unit
  • Pada pilihan format pilih Decimal pada kotak sebelah kanan pilih satuan yang diinginkan dalam kasus ini saya pilih satuan centimeter (cm)
  • Kemudian pada pilihan Precision saya pilih dua angka dibelakang koma (0.00cm)
  • Setelah semua selesai, klik tanda silang (X) pada pojok kanan atas
Setelah penyetingan satuan unit sudah selesai, langkah selanjutnya adalah pengaturan skala gambar. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
  • Seleksi denah dengan cara membuat grup terlebih dahulu agar mudah dalam pengaturan skalanya
  • Blok gambar denah sampai semua terseleksi, kemudian klik kanan Make Group
  • Setelah gambar denah menjadi satu kesatuan gambar, selanjutnya adalah mengatur skalanya
  • Untuk mengatahui berapa skala yang tepat kita gunakan, pertama tama lakukan pengukuran terlebih dahulu pada salah satu komponen gambar. Pada kasus ini, saya akan mengukur tebal dinding. pada sketchup tebal dinding adalah 4.57 cm, sedangkan pada denah di Autocad tebal dinding adalah 15 cm. Jadi skala pada gambar Sketchup adalah:  skala = 15/4.57 = 3.28
  • Untuk mengatur skala, klik gambar denah pada halaman kerja Sketchup Klik toolbar Scale kemudian Tarik bagian pojok kanan atas pada denah sembari mengetik skala yang digunakan yaitu dalam kasus ini menggunakan skala 3.28 pada pojok kanan bawah, seperti pada gambar dibawah ini.
  • Setelah pengaturan skala selesai dilakukan, kemudian bisa dilanjutkan ke tahapan penggambaran desain 3 Dimensi
➤ Membuat Gambar 3 Dimensi terhadap Denah Bangunan yang sudah diimport
Nah kali ini, sistematis dalam pembuatan Gambar 3 Dimensi saya bagi menjadi tiga tahapan.
  • Tahap pertama saya sebut sebagai Tahapan “Bottom”, pada tahapan ini kita akan mendesain gambar lantai atau bisa dibilang menggambar bagian-bagian dibawah dinding.
  • Tahap kedua saya sebut sebagai Tahapan “Middle”, pada tahapan ini kita akan mendesain gambar dinding dan kusen.
  • Tahapan ketiga saya sebut sebagai tahapan “Top”, pada tahapan ini kita akan mendesain gambar atap, dak beton, topi-topian maupun pelengkap lainnya (seperti taman dan lainnya)
➧ Oke kita mulai dari tahapan “Bottom”
  • Kita memulai menggambar tangga pada bagian teras depan dan teras samping dengan menggunakan toolbar “rectangle”
  • Begitu juga pada lantai bagian dalam, kita seleksi semuanya. Namun jangan sampai menutupi bagian dinding dan kusen, karena nantinya akan kita kerjakan pada tahapan “Middle”. Setelah lantai terseleksi semua, tampilannya akan seperti dibawah ini.
  • Kemudian kita buatkan layer dengan nama layer lantai, ini diperuntukan agar tidak mengganggu dalam tahapan “Middle”, karena jika kita buatkan layer, maka kita bisa hide sementara layer yang kita buat sembari melanjutkan desain yang lainnya.
  • Klik toolbar Layer → pada kotak dialog layer, pilih tanda (+) kemudian ketik nama layer yang diinginkan, seperti kasus ini saya namai dengan layer Lantai → klik tanda silang (X).
Layer Manager pada Sketchup
  • Kita seleksi sekali lagi lantai yang sudah kita buat sebelumnya pada denah di Sketchup, kemudian pada pada layer manager klik Layer Lantai. Maka secara otomatis gambar lantai sudah menjadi bagian dari Layer Lantai.
  • Langkah selanjutnya adalah mengextrude lantai dan sesuai dengan keterangan pada gambar denah, terdapat beda elevasi antara halaman dan lantai rumah diangka +60.00 (60 cm), itu berarti tinggi anak tangga adalah 20 cm. jadi kita extrude rectangle tangga yang sudah kita buat setinggi 20 cm dengan menggunakan perintah toolbar “Push/Pull” seperti gambar dibawah ini.
  • Kemudian kita lakukan extrude pada tangga teras dan lantai dalam setebal 20 cm tiap anak tangga. Setelah semua terextrude, akan diperlihatkan seperti gambar dibawah ini

  • Nah, untuk Tahap “Bottom” sudah selesai, dan saya lanjutkan ke Tahap “Middle”.

➧ Oke kita lanjut ke tahapan “Middle”
Membuat Dinding
  • Pertama-tama posisikan setingan view ke Parallel Projection, dengan cara pergi ke menu Camera pada menu bar Pilih Parallel Projection
  • Kemudian posisikan gambar ke Top View. Maka gambar akan terlihat seperti gambar dibawah ini.
Top View Parallel Projection
  • Terlebih dahulu, saya hide dulu layer lantai agar tidak terlalu menggangu saat penggambaran dinding. dengan cara pada layer manager hilangkan tanda centang () pada layer lantai. Dan pada gambar layer lantai akan hilang, kemudian dilanjutkan dengan pengambaran pada semua dinding dengan menggunakan toolbar rectangle atau lines. Sehingga akan seperti gambar dibawah ini.
  • Jangan lupa, untuk kita buatkan layer untuk dinding, caranya sama denan membuat Layer Lantai. Dengan cara Klik toolbar Layer → pada kotak dialog layer, pilih tanda (+) kemudian ketik nama layer yang diinginkan, seperti kasus ini saya namai dengan layer Dinding → klik tanda silang (X)
  • Kita seleksi sekali lagi dinding yang sudah kita buat sebelumnya pada denah di Sketchup, kemudian pada pada layer manager klik Layer Dinding. Maka secara otomatis gambar Dinding sudah menjadi bagian dari Layer Dinding.
  • Langkah selanjutnya adalah mengextrude dinding sesuai dengan ukuran pada gambar. Missal, pada gambar tinggi dinding dari lantai adalah 3 meter. Jadi kita extrude dinding setinggi 60 cm (agar sama dengan tinggi lantai), kemudian kita lanjutkan dengan mengextrude setinggi 3 meter dengan menggunakan perintah toolbar “Push/Pull” seperti gambar dibawah ini.
(FYI: Saat mengextrude lebih baik menggunakan persepective view agar lebh mudah pengaplikasiannya.)
Gambar dinding yang sudah terextrude setinggi 3 meter
Membuat Kusen Pintu dan Jendela
       Setelah dinding selesai dibuat, selanjutnya adalah membuat kusen pintu dan jendela yang ada pada dinding. 
  • Hide layer Dinding dan Layer Lantai dan aktifkan Layer 0
  • Kemudian copy paste Layer 0 ke sebelah kanan dengan menggunakan Ctrl+C untuk Copy dan Ctrl+V untuk Paste
  • Kemudian explode layer 0 dengan cara Klik Kanan Pilih Explode, seperti gambar dibawah ini
Explode Layer 0 hasil copyan
  • Setelah terexplode dan dipastikan sudah tidak menjadi satu kesatuan gambar. Kemudian, selanjutnya ambil semua gambar kusen yang ada pada gambar dengan cara Copy Pastekan ke sebelah kanan
  • Setelah semua kusen pintu dan jendela kita dapatkan, untuk layer 0 yang berada di tengah bisa kita hapus (diperlihatkan pada gambar diatas), dan selanjtunya kita fokus untuk menggambar kusen.
  • Seperti keterangan gambar diatas, saya akan membuat 5 jenis kusen. Seperti urutan diatas, mulai dari Kusen KM/WC sampai dengan Kusen Teras Depan. 
➢ Pertama saya akan membuat kusen KM/WC.
  • Buatkan garis dengan mengikuti pola bentuk kusen
  • Buat kan garis lurus setinggi 210 cm
  • Kemudian extrude pola kusen yang sudah dibuat dengan menggunakan perintah toolbar “Follow Me”. Dapat diihat pada gambar dibawah ini
  • Jika toolbar “Follow Me” tidak muncul pada halaman kerja Sketchup, kalian bisa mencarinya pada menu View Toolbars. Pada kotak dialog Toolbars beri tanda centang pada “Edit” seperti pada gambar dibawah ini.
  • Pada saat mengextrude kusen dengan toolbar “Follow Me” ikuti alur garis kusen , seperti illustrasi gambar dibawah ini
  • Gambar kusen selesai dibuat, selanjutnya adalah menggambar daun pintu. Langkahnya sama saja dengan terlebih dahulu membuat garis penampang kusen yang mengikuti pola pada gambar dengan menggunakan toolbar Rectangle atau Lines, kemudian extrude dengan menggunakan toolbar Push/Pull. Sehingga tampak seperti gambar dibawah ini.
  • Jangan lupa ya, untuk selalu membuat layer untuk tiap komponen gambar yang kita buat. Termasuk Kusen dan Daun Kusen kita buatkan Layer, ini fungsinya nanti untuk mempermudah seleksi komponen pada saat pemberian material pada komponen gambar yang sudah kita buat.
  • Langkah-langkah untuk membuat kusen yang lainnya hampir sama dengan langkah-langkah membuat kusen KM/WC yang sudah saya jelaskan diatas. Cukup gunakan perintah atau toolbar “Rectangle” atau ‘Lines”, “Follow Me” maupun “Extrude”. Jadi sesuaikan dengan kreasi teman-teman sendiri ya. Dan hasil penggambaran 3 dimensi untuk kusen yang sudah saya buat dapat dilihat pada gambar dibawah ini

➥ Memberikan Material Ke dalam Komponen Gambar
  • Klik toolbar “Paint Bucket”, kemudian pada kotak dialog Material terdapat beberapa macam jenis material, mulai dari material warna, kayu, kaca, atap, dinding, batu, dan lain sebagainya 
  • Define material yang sudah teman2 pilih ke dalam komponen gambar yang sudah dibuat.


Kusen yang sudah diberikan material terpasang di dinding

➧ Oke kita lanjut ke tahapan “Top”
Pada tahapan “Top” ini, saya akan melanjutkan untuk mendesain atap. Yang merupakan tahapan terakhir dalam mendesain gambar 3 dimensi di Sketchup.
  • Buat kan patch yang mengikuti pola gambar untuk menutupi bagian atas bangunan sebagai base atau dasar untuk membuat atap 
  • Selanjutnya blok semua patch yang sudah dibuat dan pindahkan ke sebelah kanan dengan toolbar “Move”
  • Pada alas atap diatas, ada 2 gambar kotak, dimana kotak besar akan saya gunakan sebagai penutup atap sedangkan kotak kecil saya gunakan sebagai dak beton.
  • Sesuai dengan gambar tampak, untuk dudukan atap masuk kedalam kotak besar sejauh 50 cm, sedangkan tingginya juga 50 cm. ilustrasinya bisa dilihat seperti gambar dibawah ini.
  • Selanjutnya, setelah dudukan atap sudah selesai dibuat, kemudian dilanjutkan membuat penutup atap, terlebih dahulu offset keluar sisi bagian atas pada dudukan atap sejauh 40 cm.
  • Karena kita akan membuat penutup atap berbentuk limas, maka kita harus tentukan dahulu tinggi dari penutup atap tersebut. Nah, disinilah biasanya saya memerlukan bantuan autocad untuk menetukan tinggi dari penutup atap.
  • Kalian harus mengetahui panjang dan lebar dari penutup yang akan dibuat, seperti pada gambar diatas dimana panjang dan lebarnya adalah 545 cm x 445 cm (pembulatan keatas).
  • Kemudian kita modelkan di Autocad penampang dari penutup atap tersebut sesuai dengan ukuran yang sudah kita ketahui.
  • Selanjutnya, buatkan segitiga pada sisi paling pendek dengan sudut kemiringan 450 , seperti gambar dibawah ini.
  • Jika dilihat dari atas, penutup atap akan terlihat seperti pada gambar diatas. Selanjutnya adalah menentukan tinggi dari penutup atap tersebut.
  • Sesuai dengan gambar dibawah, saya menggunakan sudut kemiringain jurai sebesar 350 , nah dari hasil gambar di autocad saya mendapatkan tinggi dari penutup atap sebesa 1.558 m ~ 1.56 m (dibulatkan) yang kemudian saya aplikasikan kedalam Sketchup.
  • Pada bagian kotak kecil,saya rencananya akan membuat dak beton dengan tinggi 30 cm, sehingga saya extrude menggunakan toolbar “Push/Pull” setebal 30 cm.
  • Kemudian, berikan material pada penutup atap dengan menggunakan toolbar “Paint Bucket”
  • Jangan lupa berikan listplank dan juga bubugan pada penutup atap, sesuaikan dengan kreasi teman-teman. Good luck!
  • Setelah penutup atap selesai dibuat, kemudian pindahkan kembali ke bangunan utama.
  • Sampai disini, tahapan “Top” sudah selesai, selanjutnya adalah pemberian material pada keseluruhan bangunan
  • Pembuatan Bangunan 3 dimensi untuk Bangunan Lantai 1 sudah selesai dilakukan.
Ketika ketiga tahapan tadi digabung menjadi satu, berikut adalah hasil desainnya ….
Tampak depan hasil Sketchup
Tampak samping hasil Sketchup
Persepective View hasil Sketchup

Bagaimana dengan hasil teman-teman?

Saya tunggu reportnya ya 😀

Sebenarnya masih ada tahapan lagi setelah desain selesai kita buat di Skecthup. Yaitu Tahapan Rendering. Nah, rencananya akan saya jelaskan pada artikel saya selanjutnya

See you soon yaa…











Komentar

  1. terima kasih tutorialnya gan, sangat bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih kembali gan :), jangan lupa sering2 mampir :)

      Hapus
  2. bisa jadi refrensi untuk mengingat kembali cara membuat desain 3D

    BalasHapus
  3. Panduanya bermanfaat gan

    BalasHapus

Posting Komentar